KAMUS BID'AH

image

Kamus Bid’ah
Penulis : Abu Ubaidah Masyhur bin Hasan Alu Salman
Ukuran buku : 15,5 cm x  24 cm tebal : liv + 994 halaman
Sampul depan : Hard Cover
Penerbit : Darul Fallah - Jakarta
ISBN : 978-979-3036-98-4
Harga Rp. 200.000,-

Sinopsis :

B uku   ini memiliki titik-titik yang sangat detail dan hal-hal menarik yang sangat indah

sekitar bid'ah. Baik yang khusus berkenaan dengan kaidah-kaidah dan pokok-pokok yang bersifat global maupun rinci yang berdiri sendiri-­sendiri. Penulis tidak pernah meninggalkan bantahan dari lawannya melainkan melemahkannya. la sebutkan asal-muasal semua bid'ah, sandarannya, dan tidak menyepelekan nama-nama yang menyebutkan macam-macam bid'ah dari kalangan para ulama peneliti dan penulis.

Kamus Bid'ah ini disarikan dari 119 kitab-kitab Syaikh Al-Allamah Muhammad Nashiruddin berikut fatwa-fatwanya. Di dalamnya mencakup bid'ah-bid'ah aqidah, thaharah, fithrah, adzan, shalat, masjid, Jum'at, jenazah, haji dan umrah, puasa, dzikir, lagu sufi dan banyak lagi yang lainnya. Disusun oleh dua murid beliau: Abu Ubaidah Masyhur bin Hasan Alu Salman dan Abu Abdillah Ahmad bin Ismail Asy­Syakukani. Buku ini sangat bermanfaat bagi setiap Muslim yang mendambakan dirinya tegak di atas manhaj Ahlussunnah wal Jama'ah, Insya Allah.

Rahasia Kematian, Alam Akhirat & Kiamat

image

Rahasia Kematian, Alam Akhirat & Kiamat
Penulis : Imam Al-Qurthubi
Ukuran buku : 19,5 cm x 26,5 cm  Tebal : xiv+ 646 hlm
Sampul depan : Hard Cover
Penerbit : Akbar Media Jakarta
ISBN : 979-9533-29-5
Harga Rp. 125.000,-

Sinopsis :

RAHASIA KEMATIAN,ALAM AKHIRAT& KIAMAT

 S uatu hari Malaikat Maut (Izrail) mendatangi Nabi Ibrahim as., Sang Kekasih Allah, untuk mencabut nyawanya. Ibrahim lantas berkata, "Hai malaikat maut, pernah kamu lihat ada kekasih mencabut nyawa kekasihnya sendiri?" Izrail lalu naik ke langit untuk mengadukan kepada Allah jawaban Ibrahim itu. Lalu Allah berfirman,

menyuruh Izrail bertanya kepada Ibrahim, "Apakah kamu pernah melihat seorang kekasih yang tidak suka bertemu dengan kekasihnya?" Izrail pun turun untuk menyampaikan pesan itu. Dan Ibrahim lalu berkata, "Cabutlah nyawaku saat ini juga."

Begitulah sorang mukmin semestinya memandang takdir kematian. Bagi seorang yang beriman dan beramal saleh, tak ada yang perlu ditakutkan dari sebuah kematian. Sebab sebagaimana dikatakan oleh Hayyan al­Aswad, "Kematian adalah sebuah jembatan yang menghubungkan pertemuan dua kekasih."

Lantas apakah seorang mukmin mesti berharap kematian segera menjemput? Ternyata tidak. Rasulullah saw. melarang umatnya untuk berharap segera mati. Kenapa?

Jawabannya ada di dalam buku yang merupakan salah satu karya terbesar ulama salaf terkemuka Imam al-Qurthubi ini. Buku ini sangat lengkap membahas tiga fenomena ghaib yang harus dilewati seorang insan setelah jatah usianya di dunia berakhir, yaitu kematian, alam akhirat, dan kiamat.

Dengan menggunakan   Al-Qur'an dan hadits Rasulullah saw.,

Al-Qurthubi mengupas lengkap dan tuntas ketiga hal misteri itu. Ia juga mengupas soal siksa kubur, tentang roh, keluarnya nyawa dari tubuh, juga tentang surga dan neraka, dengan segala kenikmatan dan derita di dalamnya, serta tentang dahsyatnya peristiwa hari kiamat.

Selamat membaca!

Shahih Al-lulu wal Marjan

image

Shahih Al-lulu wal Marjan
Penulis : DR. Muhammad Fuad Abdul Baqi
Ukuran buku : 19,5 cm x 26,5 cm  Tebal : iv+ 844 hlm
Sampul depan : Hard Cover
Penerbit : Akbar Media Jakarta
ISBN : 978-602-9215-06-9
Harga Rp. 167.000,-


Sinopsis :

Shahih Al-Lu’lu’ (Bukhari) Wal Marjan (Muslim) adalah kitab referensi himpunan hadits yang paling tinggi tingkat keshahihannya yang berisi hadits-hadits yang disepakati oleh dua orang imam terkemuka ahli hadits, yakni Al-Bukhari (194-265 H) dan Muslim (204-261 H).

Kelebihan kitab ini yang tidak ditemukan pada kitab yang lainnya adalah digabungnya hadits Shahih Al Bukhari yang teksnya paling sesuai dengan teks hadits yang ada dalam Shahih Muslim menjadi satu kitab.

Al Hafizh Ibnu Hajar, ulama ahli hadits bertaraf internasional menyatakan, bahwa yang dimaksud dengan kesepakatan antara Al Bukhari dan Muslim ialah kesepakatan atas takhrij induk hadits dari segi nama sahabatnya, meskipun ada perbedaan dalam segi redaksinya.

Kitab ini adalah panduan bagi setiap Muslim dalam menapaki jalan hidupnya di dunia ini, baik sebagai manusia pada umumnya, ataupun sebagai orang yang beriman khususnya. Hadits-hadits dalam kitab ini mengajarkan kita bagaimana menghargai kehidupan dan kematian. Kehidupan dan kematian adalah lingkaran siklus keabadian yang sengaja diciptakan Allah kepada kita semua adalah untuk menguji siapakah diantara kita yang terbaik amalnya. Kehidupan takkan bermakna apa-apa bila kita menjalaninya tanpa amal ibadah yang dituntunkan Allah dan Rasulullah SAW melalui Al Quran dan Hadits yang shahih, dan kematian kita pun seolah tak bermakna apa-apa bila ia mendatangi kita sementara kita tak memiliki bekal amal ibadah kepada-Nya sedikitpun, pun terlebih akan sia-sia pula bila kita sudah banyak beramal namun tidak sesuai dengan Al Quran dan Hadits shahih.

Oleh karena itu, semoga kehadiran kitab shahih ini dapat menjadi suluh yang menerangi Anda dalam beribadah kepada Allah di tengah gelapnya kehampaan hidup di dunia ini.

 

5 Khalifah Kebanggaan Islam

image

5 Khalifah Kebanggaan Islam
Penulis : Syaikh Khalid Muhammad Khalid
Ukuran buku : 19,5 cm x 26,5 cm  Tebal : iv+ 400 hlm
Sampul depan : Hard Cover
Penerbit : Akbar Media Jakarta
ISBN : 978-602-9215-01-4
Harga Rp. 87.500,-

Sinopsis :

Buku “Best of the Best” ini tidak hanya mengupas lengkap biografi kehidupan mereka berlima, namun lebih dari itu mengupas dalam-dalam sisi-sisi kemanusiaan mereka yang agung. Yang takkan Anda temukan pada diri pemimpin-pemimpin lain selain mereka dari masa ke masa. Dan seluruh sumber kebijaksanaan manusia sejati sebagai pemimpin tak salah rasanya kami katakana ada di buku ini melalui diri mereka berlima.

Mereka berlima adalah pelayan umat manusia sekaligus umat Islam. Mereka telah menjual diri mereka kepada Allah untuk mengabdikan diri sepenuh kehidupan mereka sebagai pemimpin sekaligus pelayan umat. Berkorban demi kemajuan Islam tanpa berharap materi apapun dari perjuangan mereka, karena bagi mereka balasan sebenarnya hanya dari sisi Allah di akhirat kelak.

Kelima sosok pemimpin ini bukanlah politikus yang suka menebar janji palsu kepada rakyatnya, apalagi menipu mereka dan menyalahgunakan kekuasaan demi mengeruk harta kekayaan duniawi sebanyak-banyaknya, demi memperkaya diri mereka sendiri dan keluarganya, justru nasib 5 Khalifah ini tidak ada ubahnya seperti nasib rakyatnya yang paling miskin dan malang. Mereka nyaris tak memiliki harta benda apa-apa dalam jabatannya hingga mereka meletakkan kembali jabatannya kepada Allah, bahkan ketika bergaul dengan rakyatnya mereka terlihat seolah-olah bukan pemimpin, hanya pelayan bagi rakyatnya saking dekatnya mereka dengan rakyatnya sebagai manifestasi pengabdian mereka kepada Allah dan Nabi SAW.

Islam memiliki 5 Khalifah (pemimpin) terbaik yang dibanggakan sejarah dari masa ke masa. Kehadiran mereka adalah untuk meneruskan kembali ajaran Nabi SAW. Mereka adalah Abu Bakar ash-Shiddiq, Umar bin Khathab, Utsman bin Affan, Ali bin Abu Thalib dan Umar bin Abdul Aziz.

Islam adalah agama terakhir yang Allah turunkan di dunia ini, misinya adalah untuk memuliakan dan menyempurnakan akhlak manusia, cerminannya terlihat dari budi pekerti utusan-Nya Muhammad SAW dan para Khalifah setelahnya.